Sabtu, 16 Maret 2013

my prettyboy #2


“Ini”Jawab Cakka sambil memberikan sebuah gantungan kunci, yang bebentuk menara Eifell
“Ayo pergi ke halte bus”Kata Cakka sambil menarik tanganku

-Sesampainya di Halte Bus- 

“Duh hari ini panas sekali”Keluh Cakka
“Ya hari ini memang sangat panas, dan aku juga bingung kenapa di hari yang panas ini kita harus menemani ray dan Alvin jalan-jalan?”Kataku kesal
“Halah, tapi kau senangkan bisa jalan dengan Alvin”kata Cakka ngeledek
“Hah lupakan lah”Sambarku malas
“Oh itu busnya, ayo kita naik”Kata Cakka senang 

-Sesampainya dikampus- 

“Oik kau lagi ya, yang menyetir”Perintah Cakka “Nae”jawabku patuh
Lalu akupun mulai masuk mobil, dan mengendarai mobil ini. Disepanjang perjalanan Cakka lebih banyak diam ,  mungkin ia lelah. Cakka
“Yah terserah kau saja deh”Kata Cakka pasrah
Hari-hariku pun ku lewati bersama, Perempuan jadi-jadian ini, siapa lagi kalau bukan Cakka Nuraga. Hm tak terasa sudah genap 1 tahun, aku kuliah di universitas ini. Hm tapi aku masih harus belajar 7 bulan lagi untuk meraih gelar sarjanaku.
“Oiik”Teriak seseorang mengagetkanku
“Alvin memanggilmu”Bisik Cakka ditelingaku
“Selamat pagi Oik, dan Cakka, Mianhe maksudku Cinderella”kata Alvin sambil tersenyum
“Pagi Alvin, ada apa?”tanyaku bingung
“Hm hari ini ada pertandingan sepak bola dilapangan kampus, dan aku adalah salah satu pemain intinya. Hm aku harap kalian bisa datang, untuk memberikan ku semangat. Hm pertandingan dimulai, selesai jam kuliah. Bagaimana? kalian bisa datang tidak?”Tanya Alvin
“Hm boleh nantik kami pasti akan kesana”Jawabku senang
“Okay, jangan lupa kesana ya. Selesai Kuliah”Teriak Alvin, sambil berjalan menjauh
“Kupikir Alvin juga menyukaimu..”Kata Cakka Senang
“Apa-apaan sih,ngaco aja”Jawabku kesal
“Huh, aku jadi iri padamu, aku ingin menjadi wanita seperti mu  Oik”Kata Cakka sedih
“Sudahlah, jadi laki-laki juga enak kok, sini aku beri tahu kelebihanmu”Kataku Sambil merangkul Cakka

-Selesai Jam Kuliah- 

“Cepat Oik, kita tidak boleh terlambat”Kata Cakka terburu-buru
“Iya tunggu dulu”Jawabku panik, sambil merapihkan barang-barangku
“sudah ayo cepat”Kata Cakka sambil menarik tanganku
“Hah kau ini”Jawabku sambil memakai tas

-Sesampainya Dilapangan- 

“Wah ternyata Alvin mempunyai banyak penggemar”Kataku kagum
Nae, dia kan tampan, pintar, kaya, salah satu anggoa klub sepak bola lagi,s angat sempurna”Kata Cakka lebay
“Halah kau ini,lebay sekali sih”Jawabku sambil tertawa
“Hello Oik, And My Cinderella”Sapa Ray hangat
“Eh ada Ray Oppa. Hm Kok Oppa gak ikut bertanding”Tanya Cakka heran
“Hahaha, aku bukan aggota klub sepak bola, tapi aku anggota mading”Jawab Ray sambil tertawa
“Oh jadi tulisan-tulisan di mading itu buatan Oppa?”tanya Cakka lagi
Ani, bukan hanya buatanku, tapi buatan anggota klub juga” Jawab Ray lagi
“Oh begitu, eh skornya udah berapa ni?”Tanya Cakka lagi
“Hm masih 0-0 kok, pertandingan baru dimulai. Hm Oik, kamu suka nonton bola”Jawab Ray, sambil bertanya kepadaku
Ani”jawabku ketus
“Oik, sopan sedikit pada Ray Oppa”kata Cakka sambil menginjak kakiku

Tidak ada komentar:

Posting Komentar