Sabtu, 16 Maret 2013

“SARANGHANDA” Part 1


OIK POV

“ayooo… oppaaaa, kau pasti bisa!!! Ayooo… go.. go.. go.. !!!!” teriakku untuk menyemangati kekasihku, Cakka. Yaa, saat ini dia sedang lomba balap motor dan hatiku cemas setiap melihat ke layar besar, melihat kekasihku yang melajukan motornya dengan cepat. Kurang 1 putaran lagi, maka kita semua akan tau siapa pemenangnya. Detik demi detik telah berlalu, dan aku menanti dengan was-was, siapa yang akan melewati garis finis duluan..
Daaaannnn…. Yaaa, Cakka lah yang melewati garis finis terlebih dahulu disusul dengan Alvin di belakangnya, lalu Obiet yang no. 3 dan Gabriel no. 4.
Terdengar teriakan semua penonton, yaaa… Cakka, kekasihku.. dia menjadi unggulan dalam perlombaan ini. Lihat saja wanita-wanita itu, histeris sekali. Tak sadarkah mereka kalau Cakka itu sudah mempunyai kekasih. Aku kekasihnya. Aku Oik Cahya Ramadlani!!!
Segera ku berlari mendekatinya dan memberikan ucapan selamat atas kemenangannya.

Oppaa… chukkae! Kau memang yang paling hebat!” kataku sambil memberikan pelukan hangat untuknya.
cheonma.. chagi” jawab Cakka dengan membalas pelukanku dan memberiku kecupan di kening. Yang sukses membuat wanita-wanita itu menjadi panas! Hahaha,,..rasakan!!!kekeke

hyung, kau selalu hebat! Aku tak pernah bisa menggunggulimu!” kata Alvin memuji lalu mengajak Cakkahigh five dan diikuti anggukan oleh obiet dan gabriel.
hyung, bagaimana jika malam ini, kita makan malam bersama. Sudah lama kan kita tidak pergi bersama.” Ajak gabriel
“hmm, lain kali saja yaa.. hari ini aku sudah ada janji yang lebih penting” kata Cakka sambil merangkulku dan memberikan kedipan nakal kepadaku.
“yaaa.. aku tau. Hmm, kalian ini.. bisa tidak hanya sekali saja, kalian tidak pergi bersama. Aku benar2 iri dengan kebersamaan kalian.” Kata hae
“tentu saja tidak bisa. Aku dan Oik kan satu. Makanya cepat-cepatlah mencari kekasih, jangan hanya motor yang diurusi.” Ledek Cakka
“yaaa.. ya… terus..terus.. kau ledek aku hyung.. lihat saja, jika nanti aku menemukan wanita yang cantiknya melebihi Oik, akan ku bawa ke sini dan akan kuperkenalkan kepada mu. Kau pasti akan iri melihatnya.” Bual Alvin yang tak mau kalah.
“yaa, baiklah.. aku harap itu bukan bualan.” Jawab Cakka sembari menarik tanganku pergi dari sana.
“yaaa… hyung.. aku tidak membual.. aku akan mencarinya..” teriak Alvin kemudian “jika ketemu” lirih Alvin

Aku naik motornya, dia melaju dengan kecepatan sedang. Kurangkul tubuhnya dan kusandarkan kepalaku di punggungnya yang begitu hangat. Aku benar-benar merasa bahagia mempunyai kekasih seperti Cakka, pria yang begitu baik, bertanggung jawab, dan yang paling penting dia sangat mencintaiku, begitu juga denganku yang juga sangat mencintainya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar